
23.20

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
Ilmu Sosial Dasar merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
Ruang Lingkup Studi Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar meliputi dua kelompok utama; studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga-lembaga sosial. Yang terutama terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang yang kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.
Sasaran Ilmu Sosial Dasar
Sasaran Studi Ilmu Sosial Dasar adalah aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya.
Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dlm menghadapi manusia-manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia-manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan secara timbal balik.
Pokok Bahasan Ilmu Sosial Dasar
1. Pengertian, latar belakang serta ruang lingkup pembahasan.
2. Sekilas tentang ilmu-ilmu sosial, IPS, ilmu sosial, dan ilmu sosial dasar.
3. Penduduk, masyarakat dan kebudayaan.
4. Individu, keluarga, dan masyarakat.
5. Pemuda dan sosialisasi serta peranan pemuda dalam pembangunan masyarakat.
6. Peranan pendidikan dlm pembangunan.
7. Warga negara dan negara.
8. Pelapisan sosial desa, kesamaan derajat.
9. Desa, masyarakat kota dan pembangunan pedesaan.
10. Kota, masyarakat kota, dan pembangunan perkotaan.
11. Pertentangan-pertentangan sosial.
12. Integrasi sosial dan integrasi nasional.
13. Pembangunan dan perubahan sosial.
14. Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan.
Sumber : google, http://sigitloveskate.wordpress.com/tugas-ilmu-sosial-dasar-isd/
»» Read More...

00.07

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
Saya melakukan bisnis pertama kali ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Waktu itu saya berjualan kelereng dari hasil menang main kelereng bersama teman-teman sekolah. Bisa dibilang hasilnya cuma cukup untuk beli permen doang, tetapi bukan itu tujuan aku jualan kelereng. Aku jualan kelereng untuk memotivasi diri aku sendiri agar bisa mandiri karena aku bisa dapet uang untuk jajan, jadi tidak perlu meminta lagi sama ortu. Rasanya senang banget waktu itu bisa menghasilkan uang dari jerih payah sendiri (berlebihan). Hehehehe...............
»» Read More...

23.56

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
LAN dapat didefinisikan sebagai network/ jaringan sejumlah sistem komputer
yang lokasinya terbatas di dalam satu gedung, satu kompleks gedung atau
suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum
seperti telepon, melainkan pemilik atau pengelola media komunikasinya
adalah pemilik LAN itu sendiri.
Elemen LAN:
1. Komponen Fisik (PC, Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi
jaringan).
2. Komponen Software (Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaring an).
Kelebihan LAN:
1. Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah.
2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client.
3. File-file data dapat disimpan pada server.
4. File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat dikontrol.
5. Proses back up data menjadi lebih mudah dan cepat.
6. Dll
»» Read More...

23.24

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
Topologi merupakan gambaran dari struktur suatu jaringan. Topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.
Jenis topologi fisik antara lain:
Point to Point (Titik ke-Titik).
Adalah jaringan kerja yang paling sederhana tetapi dapat digunakan secara luas. Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya sebagai penerima.
Star Network (Jaringan Bintang).
Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu.
Ring Networks (Jaringan Cincin).
Pada jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah. Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat (decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.
Tree Network (Jaringan Pohon).
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
Bus Network
Jaringan model ini cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Plex Network (Jaringan Kombinasi)
Adalah model jaringan yang setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain. Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang. Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi, sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasi.
»» Read More...

21.00

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
Pengertian Kasih
Kasih adalah perasaan sayang atau cinta juga bisa sangat menaruh belas kasihan. Sedangkan cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dan nafsu antara lain:
1. Cinta bersifat manusiawi.
2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
4. Cinta itu perhatian dan mau bertanggung jawab sedangkan nafsu tidak bertanggung jawab.
Menurut Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul "Segitiga Cinta", cinta yang ideal memiliki 3 unsur, yaitu:
1. Keterikatan (perasaan hanya untuk orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia).
2. Keintiman (kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan tidak ada jarak , sehingga panggilan formal diganti sekedar nama panggilan).
3. Kemesraan (rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh, ucapan yang menyatakan sayang, saling mencium, memeluk, dll).
»» Read More...

02.32

the Adi_cahWonogiren
,
0 Comments
Perubahan sosial budaya di masyarakat bisa terjadi akibat adanya faktor yang berasal dari masyarakat itu sendiri dan faktor yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri.
A . Faktor yang Berasal dari Dalam Masyarakat (Faktor Intern)
Di bawah ini faktor yang merubah sosial budaya yang bersumber dari dalam masyarakat.
1) Dinamika penduduk, yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk (kelahiran, kematian).
2) Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat, baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention).
3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat.
4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahan-perubahan besar.
B. Faktor yang Berasal dari Luar Masyarakat (Faktor Ekstern)
Perubahan sosial budaya juga bisa terjadi karena adanya faktor yang berasal dari luar masyarakat (faktor ekstern). Berikut ini faktor yang berasal dari luar masyarakat.
1) Adanya pengaruh dari bencana alam. Kondisi seperti ini terkadang memaksa masyarakatnya untuk mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. Ketika masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru, maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam dan lingkungan yang baru tersebut. Hal ini memungkinkan juga memberi pengaruh perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya.
2) Adanya peperangan, baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat mengakibatkan perubahan, karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebudayaannya kepada pihak yang kalah.
3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Bertemunya dua atau lebih kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan suatu kebudayaan yang baru. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksaan, maka disebut demonstration effect. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling menolak, maka disebut cultural animosity. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari kebudayaan lain, maka akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut.
»» Read More...